Brand Lokal

Yuk Mulai Membuat Bisnis Fashion Lokal Berkualitas

Menjelang usainya era pandemic yang sempat membuat mati suri dunia fashion, kini saatnya dunia fashion Indonesia kembali bangkit membangun kembali pasar fashion agar tidak lengah dan terlahap oleh penetrasi brand fashion luar negeri yang telah mengambil lebih dari 50% pangsa pasar fashion Indonesia. Bahkan diharapkan pemain fashion Indonesia sudah saatnya untuk eksport ke luar negeri, karena kualitas penjahit Indonesia sudah dikenal mampu menghasilkan jahitan terbaik di dunia.

ekspansi brand fashion lokal Indonesia

Seperti kita tahu sudah banyak brand lokal yang telah berhasil membawa nama Indonesia di kancah Internasional. dengan kualitas jahitan yang sangat baik dan konsep, serta design menarik telah mampu menarik perhatian market eropa, dan asia. beberapa brand lokal tersebut antara lain:

  1. Erigo
  2. Hijup
  3. 3Second
  4. Roughneck 1991
  5. Maternal Disaster
  6. Thanksinsomnia
  7. Thenblank
  8. This is April
  9. Livehaf
  10. Screamous

mungkin anda sudah sering mendengar nama brand-brand tersebut dan bahkan sudah membeli beberapa produk dari hasil produksi mereka. kualitasnya bisa dikatakan hampir setara dan bahkan lebih baik dari produk fashion luar negeri yang kita beli dengan dollar.

Membuat brand fashion itu mudah jika kita mau bersungguh-sungguh dan konsisten terhadap kualitas, dan hal ini yang sering dilupakan oleh para pengusaha fashion yang hanya memproduksi fashion asal-asalan dengan menekan harga penjahit dan material bahan agar dapat keuntungan besar dengan bermain grosir. Wal hasil kontinyuitas dari sebauh brand bisa terhenti ditengah jalan akibat pembeli kapok dengan hasil produk yang diterima.

“Jangan hanya bicara tentang kuantitas, akan tetapi Produk juga harus berkualitas”

Pada dasarnya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dengan baik oleh pengusaha fashion sebelum melauching produknya di pasaran, antara lain:

Hal -hal yang harus dipikirkan secara matang dalam membuat brand fashion sendiri:

  1. Konsep Brand Fashion
  2. Pendaftaran HAKI (Hak Kekayaan Intelektual)
  3. Target Market (Riset Market)
  4. Tempat Produksi (Workshop)
  5. Strategi Pemasaran (Online dan Offline)
  6. BOQ
  7. Design Pattern dan
  8. Photography
  9. Quality Control
  10. Launching Product
  11. Reseller Maintenance
  12. Creativity Dan Inovasi produk

Mengapa Harus Membuat Brand Sendiri??

Ada beberapa alasan bagi para pengusaha fashion, mengapa harus membuat brand fashion sendiri, antara lain:

  1. Produk massal yang dijual pasaran dengan produk yang sama akan saling menjatuhkan harga
  2. Pangsa pasar fashion saat ini cenderung membeli produk yang tidak pasaran (rare item)
  3. Dengan membuat brand dan design sendiri anda dapat menjual dengan harga semaunya, terutama jika brand anda sudah dikenal dan diminati secara luas di masyarakat. contoh: Brand “Supreme” menjual kaos seharga 5 jt an padahal pasaran kaos t-shirt hanya dijuall seharga 150 rb dipasaran.
  4. Membangun ekonomi yang produktif, bahkan jika kita mampu menjual secara eksport akan ikut mendukung menghasilkan devisa negara. dan tentunya juga mendukung pemerintah dalam meningkatkan perputaran ekonomi di dalam negeri.
  5. Jika banyak dari kita membuat produksi brand sendiri maka akan tercipta pengusaha-pengusaha baru yang ikut mendukung pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. seperti kita tahu secara statistik pengusaha di Indonesia hanya sebesar 3,47% dari seluruh penduduk di Indonesia dan itu dinilai sangat kecil sekali. hal inilah yang menyebabkan ekonomi Indonesia tidak semaju negara-negara lain, masyarakat kita dinilai kurang produktif dan hanya dinilai sebagai konsumen (Target pasar luar Negeri)
  6. Jumlah penjahit di Indonesia sangat banyak dan memiliki skill keahlian sangat baik. karena indonesia semenjak tahun 1980-an sudah dibajiri oleh pabrik-pabrik garment luar yang sudah puluhan tahun memproduksi barang-barang fashion internasional seperti nike, adidas, H&M, victoria secret, dll.
  7. Produk fashion Indonesia telah di terima dipasaran lokal dan Internasional, banyak dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, singapore yang mengambil piyama hasil jahitan pengusaha Indonesia karena dinilai berkualitas baik dan murah.
  8. Pemerintah sedang giat-giatnya mendukung perkembangan UKM di seluruh Indonesia, sehingga banyak sekali program-program Pelatihan dan seminar serta bantuan kepada UMKM di gelontorkan.