Bhayangkari adalah organisasi bagi keluarga besar kepolisian Republik Indonesia yang merupakan organisasi besar di Indonesia.

Seragam Ibu dharmawanita
Seragam Bhayangkari 2020

Konveksi24jam memproduksi seragam bhayangkari sesuai dengan pesanan untuk seluruh wilayah di Indonesia. Warna khas bhayangkari 2020 adalah masih dengan krakter yang sama yaitu identik dengan warna Pink. Setiap model bisa berbeda ada yang model muslimah dan juga standard blazer organisasi.

Pakaian Seragam Harian Bhayangkari (PSH)

Bentuk, warna dan kelengkapan, terdiri atas dua bagian rok dan blus, dari bahan polyster rayon polos warna merah jambu, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Blus bagian depan:
    1. Model princess dengan jahitan mulai tengah bahu.
    1. Lengan tangan pendek 5 cm diatas siku.
  • Kancing:
    • Berbentuk bulat pipih dengan ukuran garis tengah 2 cm dibungkus dengan bahan yang sama, jumlah kancing 4 buah
  • Lubang kancing diveston /dibobok.
    • Kancing pertama 3 cm diatas lekuk dada.
    • Jarak kancing disesuaikan dan diantara 2 kancing diberi kancing jepret atau kaitan supaya rapih dan tidak terbuka.
    • Panjang blus diukur dari pinggang 22 cm – 26cm
    • Lipatan blus 4 cm
    • Untuk ukuran extra large dapat diberi kupnat samping
  • Blus bagian belakang
Seragam PSH Bahayangkari

Model belakang tanpa potongan princess hanya kupnat saja.Pada ukuran extra large (XL) dapat diberi kupnat pada bahu belakang.

  • Model kerah setengah rebah /slyer
  • Lebar kerah belakang 7 cm
  • Lebar kerah bagian depan 6 cm
  • Seluruh tepi kerah ditindis kebawah dengan jarang 1/4 cm, dengan benang yang Rok bagian depan sama.
  • Rok Bagian Depan
  • Memakai lipit hadap, dengan panjang jahitan sampai pinggul II + 6 cm.
  • Ukuran lipit hadap 36 cm, (dalamnya adalah 9 cm kiri kanan).
  • Lebar rok adalah pola dasar + 5 cm dan ditarik garis pinggul ke II.
  • Rok bagian belakang

Memakai kupnat tidak memakai lipit hadap Letak risluiting ditengah belakang menutup samping dengan ukuran 20 cm. Panjang rok 15 cm dibawah lutut.

  • Kelengkapan
  • Lencana Bhayangkari disematkan tegak pada kerah bagian bawah sebelah kiri.
  • Sepatu warna hitam tertutup bertumit 5cm – 7cm, wedges 5 cm – 7 cm
  • Tas warna hitam polos, tali panjang /pendek polos.
  • Asesoris yang digunakan, jam tangan dengan tali warna hitam polos, subang mutiara dan cincin mutiara berwarna putih (tidak mencolok)
  • Tata rias rambut serasi dan sederhana, apabila panjang rambut melebihi batas bahu agar diikat atau dicepol /sanggul.
  • Penggunaan
  • Kegiatan organisasi
  • Menghadiri acara diluar Bhayangkari, sesuai ketentuan yang tercantuim dalam undangan, kecuali ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Seragam Harian Khusus Bhayangkari ( PSH Hamil )

kelengkapan, terdiri dari dua bagian rok dan blus warna merah jambu, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Blus bagian depan
  • Model princes dengan jahitan mulai tengah-tengah bahu dan dibuka setelah 25cm dari bahu.
    • Lengan pendek
      • Panjang lengan diukur 7 cm diatas bahu bagian luar.
      • Lipatan lengan 4 cm
      • Lingkar lengan diukur pas, ditambah dengan 6 cm.
    • Kancing
      • Berbentuk bulat pipih dengan ukuran garis tengah 2 cm, dibungkus dengan bahan yang sama
      • Jumlah kancing 4 atau 5 buah
      • Lubang kancing melintang, lapisan tempat kancing 4 cm
      • Kancing pertama 3 cm diatas lekuk dada.
      • Jarak kancing disesuaikan dan diantara 2 kancing diberi kancing jepret atau kaitan supaya rapi dan tidak terbuka.
    • Panjang blus diukur dari pinggang 22 cm atau dari pinggul ditambah 3cm.
    • Lipatan blus 4 cm.

PSH Bhayangkari Ibu Hamil

Blus bagian belakang

Model belakang tanpa potongan princes hanya kupnat saja.

  • Model kerah slyer sama dengan kerah Pakaian Seragam Harian
  • Model rok bagian depan
    • Bagian depan tidak menggunakan ban
    • Panjang rok 15 cm – 20 cm dibawah lutut, lipatan rok 4 cm.
    • Dibagian perut atas diberi dua lubang, untuk tali
  • Model rok bagian belakang
    • Memakai kupnat
    • Bagian pinggang kanan kiri ditambah lidah dengan diberi tali.
    • Letak resleting ditengah belakang menutup samping dengan ukuran 20cm
    • Memakai lipit hadap, panjang jahitan sampai pinggul II + 6 cm
    • Ukuran lipit hadap 36 cm (dalam adalah 9 cm kiri kanan)

b)     Penggunaan   dan   kelengkapan   sama   seperti   Pakaian   Seragan   Harian Bhayangkari.

Pakain Seragam Bhayangkari Berjilbab.

kelengkapan, terdiri dari dua bagian blus lengan panjang, mpai mata kaki dari bahan polyster rayon warna merah

jambu, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Blus model princes sama dengan pakaian seragam kerja, hanya berlengan panjang, panjang blus diukur dari pinggang 30 cm atau dari pinggul 8 cm
  • Jumlah kancing bisa berjumlah 4 buah atau 5 buah sesuai ukuran tinggi badan.
  • Model rok sama seperti pakaian seragam kerja, akan tetapi panjang rok sampai mata kaki
  • Kelengkapan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah Seragam-PSH-Bhayangkari-Jilbab.png
PSH Bhayangkari Jilbab

Sama seperti kelengkapan pakaian seragam Harian, ditambah dengan jilbab polos berwarna senada, dijepit dibagian belakang dengan bros kecil warna senada, pemakaian jilbab dimasukkan kedalam, lencana tetap terlihat.

Catatan:

Untuk Anggota Bhayangkari Daerah NAD khususnya kota Lhokseumawe dan Bireun pemakaian jilbab dapat dikeluarkan

  • Penggunaan

Untuk anggota yang berbusana muslim, penggunaan sama seperti Pakaian Seragam Harian untuk kegiatan Bhayangkari.

Pakaian Seragam Harian Khusus Bhayangkari Berjilbab (Hamil)

  1. Bentuk, warna dan kelengkapan, terdiri atas dua bagian, blus lengan panjang dan rok panjang sampai mata kaki. Ketentuan sama dengan Pakaian Seragam Resmi Khusus, perbedaan hanya pada panjang lengan dan panjang rok. Panjang blus diukur dari pinggang 30 cm atau dari pinggul 8 cm dan lipatan blus 4 cm.
  • Kelengkapan

Kelengkapan pakaian seragam Harian khusus berjilbab sama dengan pakaian seragam Harian Bhayangkari Berjilbab.

Pakaian Seragam Upacara Bhayangkari

  1. Pakaian seragam upacara adalah pakaian seragam Harian yang dilengkap dengan jas warna merah marun, dengan ketentuan jas adalah sebagai berikut:
    1. Jas bagian depan
      1. Model princess dengan jahitan mulai tengah-tengah bahu.
      2. Panjang jas dari pinggang 25-30 cm atau lebih panjang dari pakaian seragam kerja 5-6 cm
      3. Lengan:
        1. Lengan biasa
        2. Panjang lengan diukur sampai pergelangan tangan + 3cm
        3. Lipatan lengan 4 cm
      4. Kancing:
        1. Kancing 2 buah dibungkus dengan bahan yang sama, bentuk kancing pipih ukuran garis tengan 2,5 cm
        2. Kancing pertama pada tengah-tengah pinggang dan kancing yang kedua jaraknya 9 cm atau disesuaikan.
        3. Lubang kancing melintang diveston.
      5. Saku   persegi   lurus   dengan   ukuran   panjang   20   cm   lebar disesuaikan dengan garis kupnat jahitan samping.
    2. Jas bagian belakang Kupnat dipindah ketengah
      1. Kerah model Jas.
        1. Ukuran kerah
Seragam Upacara Bhayangkari

Bagian depan 4 cm dan bagian belakang 4,5 cm Jarak  antara ujung atas dan bawah 4 cm (jarak antara a dan b adalah 4 cm).

  • Pinggiran kerah ditindis sampai kebawah dengan jarak ½ cm, mengunakan warna yang sama.
  • Kelengkapan sama seperti pada Pakaian Seragam Harian Bhayangkari
  • Penggunaan
    • Upacara  serah   terima   jabatan   pengurus,   kecuali   Ketua   Umum Bhayangkari.
    • Ziarah ke Taman Makam Pahlawan.
    • Upacara pembukaan dan penutupan Musyawarah Bhayangkari Rapat Kerja Bhayangkari
    • Upacara pembentukan, perubahan, penghapusan tingkat kepengurusan.
    • Menghadiri acara diluar Bhayangkari sesuai ketentuan yang tercantum dalam undangan.
    • Menghadiri penutupan pendidikan (Tup dik).

Pakaian Seragam Upacara Khusus Bhayangkari (Hamil)

  1. Pakaian Seragam Upacara Khusus sama seperti Pakaian Seragam Upacara Bhayangkari, pemakaiannya tidak perlu dikancingkan.
  2. Kelengkapan dan penggunan: Sama seperti Pakaian Seragam Upacara Bhayangkari

Pakaian Seragam Upacara Bhayangkari berjilbab.

  1. Pakaian seragam Upacara Bhayangkari berjilbab adalah Pakain seragam harian Bhayangkari berjilbab yang dilengkapi dengan jas berwarna merah marun dari bahan polyester rayon
  2. Ketentuan jas, kelengkapan, penggunaan dan pengadaan bahan pakaian seragam upacara berjilbab sama dengan pakaian seragam upacara.

Pakaian Seragam Upacara Khusus Bhayangkari Berjilbab (Hamil)

  1. Pakaian seragam upacara khusus berjilbab (hamil) adalah pakaian seragam Harian khusus Bhayangkari berjilbab (hamil) dilengkapi jas berwarna merah marun dari bahan polyster rayon.
  2. Ketentuan jas, kelengkapan, penggunaan dan pengadaan pakaian seragam upacara khusus hayangkari berjilbab sama dengan pakaian seragam upacara, ditambah dengan memakai jilbab berwarna merah jambu

Pakaian Seragam Resmi Bhayangkari

  1. Bentuk, warna dan kelengkapan
    • Kain lurik berwiron, warna merah marun, kebaya model Kartika berwarna merah jambu muda, dengan letak kutu baru bagian atas lebar 5 cm meruncing kebawah.
    • Angkin warna hitam.
    • Lencana Bhayangkari disematkan tegak dilipatan kebaya sebelah kiri, setinggi kutu baru.
    • Selop hitam bertumit setinggi 3 cm – 7 cm.
    • Tas berwarna hitam, tali pendek.(disarankan tas kecil)
  • Perhiasan yang dikenakan, adalah jam tangan dengan tali warna hitam polos subang mutiara dan cincin kawin /cincin mutiara berwarna putih (tidak mencolok).
    • Tata rias rambut, sanggul jawa, sanggul nasional dan sund yang ukuran besarnya disesuaikan dengan sipemakai.
  • Penggunaan
    • Upacara resmi dilingkungan Bhayangkari
      • Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
      • Upacara serah terima jabatan Ketua Umum Bhayangkari
    • Menghadiri acara diluar Bhayangkari sesuai ketentuan yang tercantum dalam undangan.

Pakaian Seragam Resmi Khusus Bhayangkari (Hamil)

  1. Bentuk, warna dan kelengkapan :
    • Kain lurik warna merah marun dan dikenakan sebagai sarung dengan baju kurung dari bahan polyster rayon berwarna merah jambu muda berlengan panjang.
    • Lencana disematkan didada sebelah kiri.
    • Selop hitam bertumit pendek.
    • Tas warna hitam dan bertali pendek
    • Perhiasan yang dikenakan jam tangan tali hitam polos.
  2. Penggunaan sama seperti Pakain seragam resmi Bhayangkari

Pakaian seragam resmi Bhayangkari berjilbab.

  1. Bentuk, warna dan kelengkapan terdiri atas Kain lurik berwiron, warna merah marun, kebaya model Kartika berwarna merah jambu muda, dengan letak kutu baru bagian atas lebar 17 cm dari bahudan kutu baru bagian atas lebar 5 cm meruncing kebawah kebaya pake puring.
  2. Kelengkapan, penggunaan dan pengadaan sama seperti Pakaian Seragam Resmi Bhayangkari

Pakaian Seragam Resmi Khusus Bhayangkari Berjilbab (Hamil)

  1. Pakaian seragam resmi khusus berjilbab adalah pakaian seragam resmi khusus yang dilengkapi dengan jilbab warna merah jambu.
  2. Kelengkapan, penggunaan dan pengadaan sama dengan pakaian seragam resmi khusus Bhayangkari (hamil)

Blazer Batik Bhayangkari & Lapangan dengan Batik Blazer

  1. Blazer batik tanpa kerah, tanpa kancing. Panjang blazer + 5 cm lebih panjang dari Pakaian Seragam Kerja. Bagian depan, model princess dengan jahitan mulai dari tengah – tengah bahu. Bagian belakang, kupnat dipindah ke samping kiri kanan (Seperti Jas Pakaian Seragam Upacara)
  • Penggunaan dipakai apabila dibutuhkan pada saat menggunakan Pakaian Seragam Harian atau Pakaian Seragam Lapangan Bhayangkari

Selendang Batik Bhayangkari

Ukuran 2.00 mtr x 0,75 mtr dipergunakan apabila diperlukan (cuaca dingin, naik kapal, kendaraan/ untuk menutupi dada)

Pakaian Seragam Harian Lapangan Bhayangkari

  • Bentuk, warna dan kelengkapan, terdiri dari dua bagian, Blus dan Celana panjang, warna merah jambu.
    • Blus lengan pendek sama dengan Pakaian Seragam Harian, dengan blus diukur dari pinggang 30 cm atau dari pinggul 8 cm lengan panjang untuk berjilbab /menutupi pinggul.
    • Celana panjang, tidak terlalu sempit atau lebar.
    • Sepatu warna hitam tertutup bertumit 3cm – 7cm / boot hitam tingginya maksimal setengah betis untuk haknya maksimal 3 cm – 5 cm atau hak Wedges
    • Kelengkapan sama dengan Pakaian Seragam Harian Bhayangkari
  • Penggunaan:
    • Kegiatan sosial Bhayangkari
    • Kunjungan/perjalanan jauh, melalui perairan, pegunungan atau dengan memakai kendaraan roda dua.
    • Pada dasarnya Pakaian Seragam Lapangan tidak dibenarkan pada acara-acara resmi.

Pakaian Seragam Olah Raga Bhayangkari

  1. Pakaian seragam olah raga untuk pertandingan antar tingkat kepengurusan Bhayangkari, dengan ketentuan diserahkan kepada tingkat kepengurusan yang bersangkutan.
  2. Pakaian seragam olah raga Bhayangkari juga digunakan untuk pertandingan bersama dengan organisasi lain, Dengan ketentuan:
    • Atasan berbahan kaos
    • Badge olah raga ditempelkan di dada sebelah kiri.
    • Bagian bawah mengenakan rok seragam kerja /celana panjang /training
    • Topi jika perlu
    • Sepatu olah raga dan kaos kaki.
    • Selain ketentuan diatas, seragam olah raga dapat disesuaikan dengan jenis olah raganya.
    • Bagi anggota yang berbusana muslim, diizinkan memakai atasan kaos putih lengan panjang, bawah celana panjang /training.
  3. Pakaian Seragam Defile Bhayangkari
    1. Pakain seragam Delfi Bhayangkari digunakan untuk pertandingan antara Bhayangkari atau tingkat kepengurusan Bhayangkari, ketentuan diserahkan kepada tingkat kepengurusan yang bersangkutan.
    2. Untuk pertandingan dengan organisasi lain menggunakan kaos dengan tulisan Bhayangkari, bawah celana panjang warna hitam.
    3. Ketentuan jas sebagai berikut:
      1. Model jas pria dari bahan katun polyster berwarna biru benhur, dengan 2 buah kancing garis tengah 2 cm dibungkus dengan bahan yang sama.
      2. Dua buah saku dalam dengan memakai klep.
      3. Tiga buah kancing dengan garis tengah 1 cm pada pergelangan tangan, dibungkus dengan bahan yang sama.
      4. Kerah slyer
      5. Bagde olah raga ditempelkan di dada sebelah kiri.

Bahan yang digunakan juga harus disesuaikan dengan iklim indonesia yang tropis. Sehingga lebih nyaman dalam digunakan seperti Linen, katun dan bahan dengan kandungan katun. Sehingga ketika dipakai lebih adem dan halus di kulit.

Seragam Bhayangkari banyak dicari seiring semakin berkembangnya dan tingkat keaktifan organisasi bhyangkari ditingkat polsek dan polres diseluruh Indonesia.

Untuk itu lah maka konveksi24jam perlu untuk membahas seragam bhayangkari ini sebagai contoh dan referensi model. Artikel ini dapat di gunakan sebagai acuan pembuatan produksi massal seragam Bhayangkari di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.